Selamat Datang

Monggoo dipun aturiiii :))

Minggu, 27 Oktober 2013

Jangan Sampai Salah Orientasi Hidup!

Hmm ngomongin orientasi hidup, apasih orientasi hidup kita? Orientasi itu artinya tujuan hidup, tujuan yang akan kita capai dalam hiidup. Kurang lebih sih begitu :D

Tiba-tiba aja ingin menuliskan tentang orientasi hidup, sepertinya karena lagi ada sesuatu yang baru saja terjadi dalam hidupku yang mengingatkanku akan hal ini. Ya, Allah baru saja memberiku peringatan lewat orang-orang yang aku sayangi. Kita tau kan, betapapun kita meyayangi orang lain, mereka masih amat sangat mempunyai potensi yang besar untuk dapat membuat kita merasa kecewa terhadap mereka *dhong nggak maksudnya? :p* intinya, sesayang-sayangnya kita ke orang tua, ke kakak adik, kakek nenek, oom tante, teman, sahabat, suami istri, anak, kita pasti pernah  kecewa sama mereka. Entah itu karena sikap mereka, entah itu karena omongan mereka, dan lain-lain. Yaaa walaupunlah mungkin mereka nggak bermaksud buat ngecewain kita, tapi aku yakin kitapun pernah merasa dikecewakan bahkan dengan mereka, orang-orang yang kita sayangi.

Nah makanya itu. Jangan pernah sampe salah orientasi hidup. Pernah nggak kalian mengalami hal kayak gini, suatu saat kalian udah melakukan sesuatu untuk orang yang kita sayangi (bener-bener dengan sepenuuuuhh hati ngelakuinnya :p), oh atau mungkin kita lagi di suatu organisasi nih ya, trus kita udah bener-bener ngerjain bagian kita eh ternyata temen kita malah ngentengin dengan tidak mengerjakan bagiannya, nggak tau apa, kita udah susah-susah sampe nggak tidur buat mengerjakan tugas itu. Atau mungkin, ada rapat, dsb. nah kita udah dateng on time bahkan in time. eh temen yang lain malah dateng terlambat dengan alasan yang menurut kita nggak urgent, padahal kita udah meninggalkan sesuatu yang lebih urgent demi dateng rapat in time. Nah, di saat-saat seperti itu, besar sekali potensi kita untuk merasakan atau mengalami kekecewaan (atau malah sakit hatiii???). Kalo mau diruntut bilang 'seandainya aja tadi gini' atau bilang 'uuh tau gitu tadi aku juga telat' daaaann sebagainya, pasti nggak akan selesai-selesai. Yang ada malah bakalan makin panjang dan salah-salah, kita perang sama batin kita sendiri. Begitu itu deh contohnya kalo ngerjain sesuatu bukan niat ibadah karena Allah. Malah ujungnya muncul sifat nggak ikhlas dan akhirnya lunturlah pahala kita. Sooooo jadiiiii akhirnyaaaa kesimpulnnyaaaaaaa LAKUKAN SEGALA SESUATU KARENA ALLAH. CUMA NIAT DAN IKHLAS BENER-BENER KARENA ALLAH! NGGAK ADA YANG LAIN! :) *maaf dicapslockboldred, soalnya lagi mengingatkan diri sendiri juga nih :3*

Salah orientasi hidup berarti kita salah meletakkan tujuan hidup kita. Kita salah pegangan dalam hidup. Kita lho hidup karena Allah dan kita juga hidup untuk Allah. Ingat doong, sama doa yang kita baca setiap sholat sehabis takbiratul ihrom

 إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْ 

 "Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya karena Allah, Tuhan semesta alam"

Inget kaaaaannn?? Makanya, yuk kita bener-bener terapkan dalam hidup kita yang singkat ini, yang entah sampe kapan dikasih kesempatan sama Allah untuk memperbaiki diri. Selagi ada kesempatan, yuk sama-sama bener-bener dimanfaatkan. Kalian tau, Allah itu nggak akan pernah mengecewakan hamba-hambaNya. Ia inginkan semua yang terbaik bagi hamba-hambaNya walaupun harus dengan cara mengirimkan berbagai macam cobaan hidup dulu pada mereka dan dengan itu mereka mungkin sempat suudzon sama Allah padahal mereka belum tahu maksud Allah yang sebenernya, yang menginginkan mereka jadi hamba yang lebih kuat dan tangguh dalam mengarungi kehidupan dan sungguh sebenarnya Allah ingin mengangkat derajat ketaqwaannya. Aamiiinn Allahumma Amiin.

So, jangan sampai salah orientasi hidup! Berpeganglah hanya kepada Allah Swt. penggenggam tiap-tiap jiwa dan pendengar isi tiap-tiap hati  yang berbisik :)

Selasa, 15 Oktober 2013

Yuk Membiasakan Diri untuk Kebiasaan Baik

Assalamualaikuum Saudara-Saudaraku sekaliaann :D

Sudah kebiasaan lama ya, suka ninggal-ninggal blog sampe nggak terurus begini huhu ..
Kali ini hanya ingin sedikit share tentang 'habit' nih. ya, tentang kebiasaan. Masing-masing dari kita pasti punya kebiasaan kaann.. Bisa jadi kita punya kebiasaan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering kita lakukan itu nantinya bisa menjadi life style kita loh. Berikut beberapa contoh kebiasaan baik yang bisa kita lakukan sehari-hari:
  • Makan dan Minum Menggunakan Tangan Kanan
Hmmm aku pribadi sering nemuin temen2 yang keseringan lupa kalo punya tangan kanan pas lagi makan atau minum. Selain itu juga, sering banget ngeliat aktor dan aktris muslim di TV yang makan minumnya pun pake tangan kiri. Entah itu karena mereka lupa atau udah jadi kebiasaan. Kalo udah masuk TV gitu kan nggak enak dilihatnya, tidak memberikan contoh yang baik pula. Kenapa harus tangan kanan? Karena kata Rasul, setan itu makan dan minum pake tangan kiri. Masa iya kita mau disamakan dengan mereka. Selain itu ya kita tau doong, tangan kiri kita kan buat cebok hehee :D

Dari Jabir bin Aabdillah radiyallahu'anhu Rasulullah sallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah kalian makan dengan tangan kiri karena syaitan itu juga makan dengan tangan kiri." (HR Muslim no. 2019) 
Imam Ibnul Jauzi mengatakan, "Karena tangan kiri digunakan untuk cebok dan memegang hal-hal yang najis dan tangan kanan untuk makan maka tidak sepantasnya salah satu tangan tersebut digunakan untuk melakukan pekerjaan tangan yang lain." (Kasyful Musykil, hal 2/594)
  • Makan dengan Tiga Jari 
Apa rahasia di balik sunnah ini? Lakukanlah percobaan sederhana ini; siapkan dua mangkuk nasi, yang satu diaduk memakai tangan dan yang satunya diaduk memakai sendok. Lalu diamkan selama beberapa jam. Lihat hasilnya.

Ternyata, nasi yang diaduk memakai tangan, sudah basi terlebih dulu. Sedangkan nasi yang diaduk pakai sendok, tahan tidak basi hingga lebih 24 jam. Hal ini, karena di sela-sela jari tangan terdapat enzim pengurai, yang memudahkan alat pencerna dalam lambung manusia.

Sebuah penelitian telah dilakukan oleh Dr Charles Gerba dari University of Arizona. Ia mengatakan bahwa kita tidak mungkin menghalangi kuman dan bakteri masuk ke dalam lingkungan kita. Namun kita bisa memerangi kuman dengan cara mencuci tangan setiap sebelum dan selesai beraktivitas.

Dan, seperti dipublikasikan oleh; paparetta.wordpress.com, pada bulan Oktober 2010 silam. Disebutkan, makan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan. Karena dalam tangan, terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri, sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke saluran pencernaan tubuh.

Adapun makanan yang tidak bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari, maka diperbolehkan untuk menggunakan lebih dari tiga jari, misalnya nasi. Namun, makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari maka hendaknya kita hanya menggunakan tiga jari saja, karena hal itu merupakan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Syarah Riyadhus shalihin Juz VII hal 243)
disadur dari  sini
  • Berwudhu Setiap Selesai Mandi dan Sebelum Tidur
Alangkah baiknya kalo setiap selesai mandi, kita punya kebiasaan untuk berwudhu. Bukan hanya karena mau sholat saja kita berwudhu, tapi juga mungkin setelah mandi, kita mau pergi menuntut ilmu (apalagi pas waktunya mau ujian) atau ke suatu tempat. Agar kita selalu dalam lindungan Allah baik itu di perjalanan maupun di tempat yang belum pernah atau sudah biasa kita kunjungi.

Selain itu, Rasul juga mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berwudhu kalo mau tidur. Apa sebabnya?  Karena dengan berwudhu, kita akan menjadi suci dan bakteri2 yang ada di tubuh juga berkurang. Selain itu, Malaikat juga akan turut mendoakan kita ketika kita tidur dalam keadaan suci. Dan secara tidur itu berarti kan kita mati kecil, kita kan nggak tau kapan Allah mencabut nyawa kita. Kita nggak tau apa kita masih dibangunkan lagi esok paginya atau enggak. Maka dari itu kita berwudhu sebelum tidur juga untuk mempersiapkan kematian sehingga kalo kita meninggal saat itu, kita menemui Allah dalam keadaan suci.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)
Abdul Razak mengeluarkan sebuah atsar dari Mujahid dengan sanad yang kuat, Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma berkata,

“Janganlah engkau tidur kecuali dalam kondisi berwudlu (suci), karena arwah akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi saat dia dicabut.”

Yaa itu sedikit dari banyak kebiasaan baik yang ada. Cukup sekian yaa, InsyaAllah kapan2 disambung lagi. Yuk mulai membiasakan diri dengan hal-hal yang baik karena kebiasaan baik akan menjadikan kita punya hidup yang lebih baik :)

Wassalam