Hmm ngomongin orientasi hidup, apasih orientasi hidup kita? Orientasi itu artinya tujuan hidup, tujuan yang akan kita capai dalam hiidup. Kurang lebih sih begitu :D
Tiba-tiba aja ingin menuliskan tentang orientasi hidup, sepertinya karena lagi ada sesuatu yang baru saja terjadi dalam hidupku yang mengingatkanku akan hal ini. Ya, Allah baru saja memberiku peringatan lewat orang-orang yang aku sayangi. Kita tau kan, betapapun kita meyayangi orang lain, mereka masih amat sangat mempunyai potensi yang besar untuk dapat membuat kita merasa kecewa terhadap mereka *dhong nggak maksudnya? :p* intinya, sesayang-sayangnya kita ke orang tua, ke kakak adik, kakek nenek, oom tante, teman, sahabat, suami istri, anak, kita pasti pernah kecewa sama mereka. Entah itu karena sikap mereka, entah itu karena omongan mereka, dan lain-lain. Yaaa walaupunlah mungkin mereka nggak bermaksud buat ngecewain kita, tapi aku yakin kitapun pernah merasa dikecewakan bahkan dengan mereka, orang-orang yang kita sayangi.
Nah makanya itu. Jangan pernah sampe salah orientasi hidup. Pernah nggak kalian mengalami hal kayak gini, suatu saat kalian udah melakukan sesuatu untuk orang yang kita sayangi (bener-bener dengan sepenuuuuhh hati ngelakuinnya :p), oh atau mungkin kita lagi di suatu organisasi nih ya, trus kita udah bener-bener ngerjain bagian kita eh ternyata temen kita malah ngentengin dengan tidak mengerjakan bagiannya, nggak tau apa, kita udah susah-susah sampe nggak tidur buat mengerjakan tugas itu. Atau mungkin, ada rapat, dsb. nah kita udah dateng on time bahkan in time. eh temen yang lain malah dateng terlambat dengan alasan yang menurut kita nggak urgent, padahal kita udah meninggalkan sesuatu yang lebih urgent demi dateng rapat in time. Nah, di saat-saat seperti itu, besar sekali potensi kita untuk merasakan atau mengalami kekecewaan (atau malah sakit hatiii???). Kalo mau diruntut bilang 'seandainya aja tadi gini' atau bilang 'uuh tau gitu tadi aku juga telat' daaaann sebagainya, pasti nggak akan selesai-selesai. Yang ada malah bakalan makin panjang dan salah-salah, kita perang sama batin kita sendiri. Begitu itu deh contohnya kalo ngerjain sesuatu bukan niat ibadah karena Allah. Malah ujungnya muncul sifat nggak ikhlas dan akhirnya lunturlah pahala kita. Sooooo jadiiiii akhirnyaaaa kesimpulnnyaaaaaaa LAKUKAN SEGALA SESUATU KARENA ALLAH. CUMA NIAT DAN IKHLAS BENER-BENER KARENA ALLAH! NGGAK ADA YANG LAIN! :) *maaf dicapslockboldred, soalnya lagi mengingatkan diri sendiri juga nih :3*
Salah orientasi hidup berarti kita salah meletakkan tujuan hidup kita. Kita salah pegangan dalam hidup. Kita lho hidup karena Allah dan kita juga hidup untuk Allah. Ingat doong, sama doa yang kita baca setiap sholat sehabis takbiratul ihrom
إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْ
"Sesungguhnya sholatku,
ibadahku, hidupku, dan matiku hanya karena Allah, Tuhan semesta alam"
Inget kaaaaannn?? Makanya, yuk
kita bener-bener terapkan dalam hidup kita yang singkat ini, yang entah sampe
kapan dikasih kesempatan sama Allah untuk memperbaiki diri. Selagi ada
kesempatan, yuk sama-sama bener-bener dimanfaatkan. Kalian tau, Allah itu nggak
akan pernah mengecewakan hamba-hambaNya. Ia inginkan semua yang terbaik bagi
hamba-hambaNya walaupun harus dengan cara mengirimkan berbagai macam cobaan
hidup dulu pada mereka dan dengan itu mereka mungkin sempat suudzon sama Allah
padahal mereka belum tahu maksud Allah yang sebenernya, yang menginginkan
mereka jadi hamba yang lebih kuat dan tangguh dalam mengarungi kehidupan dan
sungguh sebenarnya Allah ingin mengangkat derajat ketaqwaannya. Aamiiinn
Allahumma Amiin.