Selamat Datang

Monggoo dipun aturiiii :))

Senin, 29 Agustus 2011

Terima Kasih, Rabbi.. Untuk RamadhanMu

Terima Kasih, Rabbi.. Untuk RamadhanMu yang sudah datang lagi
Terima Kasih, Rabbi.. Atas KasihMu, aku dan semua orang yang aku cintai dapat bertemu kembali dengan bulan yang suci ini

Dear Rabbi, ampuni aku atas hari-hari yang telah aku sia-siakan, atas waktu yang tak aku hiraukan, atas kesempatan emas yang tidak aku pergunakan dengan sebaik-baiknya. Padahal aku pun tau, tak ada yang bisa menjamin kalau aku dapat bertemu dengan RamadhanMu mendatang kecuali Engkau mengizinkannya. Saat-saat terakhir seperti ini baru aku menyesali perbuatanku yang benar-benar tidak mencerminkan umat Nabi Muhammad. Padahal di luar sana, banyak orang yang lebih tidak beruntung dibandingkan aku. Makan sahur dan berbuka tanpa bersama orang yang mereka cintai, makan sahur dan berbuka harus mencari nafkah terlebih dulu, atau bahkan hanya mengandalkan dan berharap belas kasih dari orang lain karena ketidak berdayaannya untuk mencari sesuap nasi. Atau mungkin, mereka yang sempat bertemu dengan Ramadhan, bisa makan semau mereka, bisa membeli apa yang mereka inginkan, namun mereka dalam keadaan lemah tak berdaya di rumah sakit.  Ya Allah.. Aku minta ampun..

Dear Rabbi, aku mohon belas kasihMu.. Walau aku tak pantas memintanya, namun aku tak punya siapa-siapa lagi untuk mengadu. Karena hanya kepadaMulah aku memohon.
Ya Rabb, aku mohon pertemukanlah aku dan semua orang yang aku cintai dengan Ramadhan mendatang dalam keadaan sehat wal'afiat, dengan kekuatan dalam ketidakberdayaan kami, dalam keadaan iman yang tetap melekat dalam diri kami. Bimbing kami selalu untuk tetap berada di jalanMu demi menggapai ridhoMu..

Ya Allah.. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok, kapan ajal akan menjemput, kecuali Engkau. Kapal yang tenggelam, banyak rumah yang terbakar, juga banyak kecelakaan mudik yang disiarkan di televisi. Engkau yang Maha Pengatur Segalanya, Rabbi.. Aku hanya memasrahkan hidup dan matiku kepadaMu. Satu pintaku, mohon khusnul khatimahkanlah aku dan semua orang yang aku cintai di akhir hayat kami. Dalam keadaan kami yang tak luput, kami yang mengingatMu. Jika kami tak mampu, ijinkanlah keluarga kami yang mengingatkan kami kepadaMu. Menuntun kami menyebut asmaMu. Jika pun kami sendiri saat ajal menjemput, tolong ijinkanlah malaikat-malaikat sucimu menuntun kami menyebut asmaMu. Ya Allah.. Sungguh aku manusia hina. Sungguh aku tak pantas meneguk air telaga FirdausMu, namun aku pun tak mungkin sanggup menerima siksaMu yang begitu berat di JahannamMu.

Ya Rahman.. Terima kasih untuk segalanya.
Ya Mujiib.. Kabulkanlah permohonanku. Sesungguhnya hanya Engkaulah sebaik-baiknya penolong bagi kami..
Amin




Tidak ada komentar:

Posting Komentar