Luluh, lantak, semuanya di hadapan Engkau, ya Rabb..
Pertahanan yang sudah hamba bangun di depan mereka, seketika ambruk dan terobohkan.
Mungkin hamba bisa menjadi periang dan seakan tak peduli di hadapan mereka.
Di hadapan umik terutama, sebagai pihak kedua yang mengetahui semuanya setelah Engkau.
Tapi ternyata itu tidak berlaku di hadapan Engkau.
Tak ada tabir yang mampu menutupi apa yang ada di dalam hati ini.
Seketika semua pertahanan dan ketegaran itu menghilang tak ada arti.
Allahughafur, mohon ampun atas setiap dosa yang tak terhitung saking banyaknya..
Allahurabb, mohon tamengi diri dari setiap kesemuan yang dunia ini tawarkan.
Ingatkan bahwa kefanaan ini tak akan aku bawa mati.
Kuatkan hati, untuk mempertahankan apa yang harus dipertahankan.
Mampukan diri, untuk bisa menjadi yang lebih baik lagi setiap hari.
Ikhlaskan hati untuk merelakan apa yang memang seharusnya dilepaskan.
Sebab sejatinya Engkau tidak pernah mengambil sesuatu tanpa menggantinya dengan yang lebih baik lagi..
Ampuni hamba, ya Rabb.. Mungkin kali ini hamba belum mampu menjadi sekokoh itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar